Senin, 26 September 2011

Tugas Pemrograman Web 1 Pak Syauqi A'la

Tampilan web dengan menggunakan html dengan desain CSS dan hosting.
berikut gambar interface nya .


Jumat, 16 September 2011

Format Kompetisi Tetap Satu Wilayah

PSSI akhirnya memutuskan format kompetisi liga profesional musim 2011/2012 menggunakan format satu wilayah sama dengan format kompetisi musim sebelumnya.
PSSI akhirnya tetap melaksanakan kompetisi dengan sistem 1 wilayah. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
PSSI akhirnya tetap melaksanakan kompetisi dengan sistem 1 wilayah. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Keputusan itu diperoleh pada rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Crown Jakarta, Jumat (16/09). Pada rapat itu juga diputuskan jumlah klub pada kompetisi tertinggi hanya 18 klub. “Alhamdulillah sudah diputuskan satu wilayah dengan 18 klub. Untuk klub-klubnya akan diverifikasi ulang,” kata anggota Komite Ejsekutif PSSI La Nyalla Mattalitti di sela rapat seperti dikutip dari Antara.

Kamis, 08 September 2011

5 Pemain Asing Belum Tentu Bertahan

18 nama pemain Arema telah resmi disampaikan ke publik, namun dari nama-nama tersebut tidak ada nama 5 pemain asing yang memperkuat Arema musim lalu.

Gollian dan Esteban Belum Tentu Bertahan di Arema Musim Depan. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Nama-nama seperti Roman Golian, Roman Chmelo, Esteban Guillen, Muhammad Ridhuan dan Noh Alam Shah memang belum disebutkan di skuad Arema untuk musim depan. Wakil investor Arema, Iwan Budianto menjelaskan untuk keberadaan pemain asing yang lama akan ditentukan oleh pelatih Arema.

Senin, 22 Agustus 2011

Indonesia 4 vs Palestina 1 : Mengesankan

Fenomenal, itulah satu kata yang pantas untuk hasil pertandingan persahabatan menjelang Pra Piala Dunia 2014 antara Indonesia Vs Palestina. Ketinggalan lebih dulu, Indonesia akhirnya menang dengan skor telak 4-1.
Firman Utina Mencoba Melewati Hadangan Pemain Palestina. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Firman Utina Mencoba Melewati Hadangan Pemain Palestina. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Bermain menekan sejak awal pertandingan dan didukung penuh penonton di Stadion Manahan Solo, Senin (22/08), Indonesia justru menampilkan permainan yang cenderung monoton di babak pertama.
Absennya Ahmad Bustomi karena sakit membuat ritme permainan Timnas tidak terjaga. Hasilnya, sentuhan satu dua sentuhan yang biasanya diperagakan justru tidak tampak. Bahkan Indonesia banyak memainkan umpang panjang yang dapat digagalkan dengan mudah oleh lini pertahanan Palestina.
Di babak pertama ini kedua tim memiliki beberapa peluang menciptakan gol. Tercatat ada 2 peluang emas untuk mencetak gol yang dibuat Timnas Indonesia melalui Bambang Pamungkas di menit ke 17 dan Christian Gonzales di menit ke 21. Meski demikian, Palestina juga mencatat beberapa peluang mencetak gol, namun dapat digagalkan oleh kiper Timnas, Markus Horison.
Di awal babak kedua, permainan Firman Utina dkk belum kunjung membaik. Akibatnya Palestina justru mencetak gol lebih dulu lewat kaki Sulaiman di menit ke 48. Gol ini terjadi akibat kelengahan barisan pertahanan Timnas Indonesia.
Seolah tidak ingin malu di depan pendukungnya sendiri, skuad Garuda meningkatkan tensi penyerangan. Hasilnya, gelandang bertahan asal Persib Bandung, Hariono mampu mencetak gol lewat kepalanya di menit 64, setelah mampu memanfaatkan rebound tendangan bebas dari Christian Gonzales. Skor berubah 1-1.
Setelah gol tersebut, permainan Indonesia mulai membaik. Usaha ini tidak sia-sia karena Christian “El Loco” Gonzales mampu merubah skor menjadi 2-1 di menit ke 70, setelah memanfaatkan umpan akurat dari M Ridwan. Tidak berhenti sampai disitu, rangkaian gol Indonesia terus mengalir. Di menit ke 77, Kapten Timnas, Bambang Pamungkas mampu memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 3-1 lewat sontekan kaki kanannya.
4-1!skor ini menjadi akhir pertandingan persahabatan antara Indonesia melawan Palestina setelah dimenit ke 85 Bambang Pamungkas mencetak gol keduanya melalui tendangan indah dari luar kotak penalti. Selanjutnya Indonesia kembali melakukan pertandingan persahabatan melawan Yordania, Sabtu (27/08). (onn/mia)
by:Ongisnade.co.id

Minggu, 17 Juli 2011

Tunggu Negosiasi Kontrak Baru

Lepas dari format kompetisi musim depan yang belum dipastikan oleh PSSI, persiapan Arema untuk mengarungi musim baru masih belum nampak. Selain jadwal latihan (18/07), kejelasan kontrak baru pemain juga belum diputuskan. 
       Tunggu Kontrak. Suasana latihan Arema di Stadion Gajayana pertengahan Februari silam. (Foto: Adi Kusumajaya/Ongisnade) 
Tunggu Kontrak. Suasana latihan Arema di Stadion Gajayana pertengahan Februari    silam. (Foto: Adi Kusumajaya/Ongisnade)



“Kita menunggu saja sampai kontrak habis, sekaligus nunggu pembicaraan kontrak baru. Teman-teman yang lain bersabar karena masih ingin membela Arema musim depan. Semoga secepatnya ada pembicaraan,” tutur midfielder Arema sekaligus Timnas, Ahmad Bustomi.
Dalam pesan singkatnya kepada redaksi awal Juli silam, Bustomi sejatinya mengakui jika ia menempatkan Arema sebagai prioritas utama. “Tawaran ada, tapi Arema tetap prioritas pertama buat aku,” beber pemain yang dalam polling ONGISNADE dinobatkan oleh pembaca sebagai pemain terbaik nomor dua musim lalu tersebut.
Seperti diketahui, beberapa pemain memang telah terang-terangan mengutarakan niatan untuk terus berkostum Singo Edan musim depan. Tak kurang, nama-nama seperti Esteban Guillen, Leo Tupamahu, Beny Wahyudi pun sudah mengutarakan niatnya untuk bertahan.
Sementara itu, seperti dilansir Antara (16/07), penyerang Arema, Talaohu Abdul Musafri juga berharap urusan kontrak segera menemui kejelasan. “Kami belum tahu bagaimana kejelasan kontrak kami untuk kompetisi musim depan. Yang saya tahu banyak pemain memiliki kontraknya sampai dengan akhir Juli ini. Tapi kita belum mendapat gambaran bagaimana ke depannya. Mudah-mudahan saja untuk ke depannya sudah mulai dibicarakan.”